September 22, 2014 Pengalaman Tidak ada Komentar

Program Beasiswa D3 Kebidanan ini diberikan kepada anak-anak pedesaan yang berasal dari keluarga tidak mampu dan memiliki hubungan kekerabatan dengan dukun bayi di Jambi, Riau dan Bengkulu. Dilaksanakan mulai tahun 2004 hingga 2010.

Program ini dikembangkan dengan tujuan untuk memberikan kesempatan pada remaja perempuan, tamatan SMA, dari keluarga miskin pedesaan, untuk menjadi bidan. Sekaligus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pedesaan, khususnya dalam hal pelayanan kesehatan ibu dan anak oleh tenaga bidan terlatih.

Untuk mengawali program beasiswa ini,  Mitra Aksi telah mempersiapkan 25 orang anak-anak pedesaan dari keluarga tidak mampu dan memiliki hubungan kekerabatan dengan dukun bayi (traditional birth attendant) dari tiga provinsi (Jambi, Riau dan Bengkulu). Sedangkan dalam pelaksaannya, kami bekerjasama dengan Ford Foundation, Yayasan Pendidikan Kesehatan Perempuan (YPKP) Jakarta dan Program Studi Kebidanan Jambi.

Penyelenggaraan program beasiswa D.3 Kebidanan ini berbeda dengan program pendidikan kebidanan lainnya. Sebab, selain memperoleh pendidikan profesi bidan, penerima beasiswa juga memperoleh pendidikan tambahan, seperti; pemberdayaan dan pengorganisasian masyarakat, kepemimpinan, mobilisasi sosial, keterampilan pengelolaan database terkait dengan kesehatan masyarakat.

Kini para penerima bea siswa telah lulus sebagai bidan dan kembali ke  desanya masing-masing. Dengan keberadaan mereka di tengah masyarakat, mereka mulai membangun dan mengembangkan sistem  pelayanan kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan. Dalam jangka panjang, program ini akan memberikan dampak positif dalam penurunan angka kematian ibu dan anak di pedesaan.

Ke depan, untuk keberlanjutan manfaat program ini, Mitra Aksi akan memperluas jangkauan programnya.

Written by Mitra Aksi