September 22, 2014 Pengalaman Tidak ada Komentar

Program ini didesain agar masyarakat berpartsisipasi konkret dalam mendukung pemenuhan pelayanan kesehatan dasar, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari akses pelayanan kesehatan.

Ciri utama program ini adalah melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan pelayanan kesehatan, baik dalam menentukan jenis dan standar pelayanan, rekrutmen dan pembayaran honorarium tenaga medis (dokter dan bidan), penentuan tarif pelayanan dan kontrol atas kualitas pelayanan yang dilakukan oleh health provider.

Di Jambi, program ini dikembangkan sejak tahun 2004 sampai dengan 2010, bekerjasama dengan Aliansi Perempuan Merangin (APM) dan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur bekerjasama dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Jambi.

Dampak positif dari program ini  bagi masyarakat, khususnya  kaum perempuan pedesaan, adalah :

  1. Membantu masyarakat pedesaan dalam mengatasi kesulitan memperoleh pelayanan kesehatan dasar, khususnya kesehatan reproduksi yang mereka butuhkan setiap saat.
  2. Meningkatkan kepercayaan diri masyarakat dalam berpartisipasi dan mengontrol kualitas pelayanan yang diberikan, baik oleh dokter maupun bidan, sehingga hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas tetap terjamin (meningkatkan posisi tawar masyarakat desa terhadap health provider.

Dengan pengalaman Mitra Aksi di atas, sejak tahun 2006 program ini mulai direplikasikan  Aceh Besar, Aceh Utara, dan Aceh Timur. Keseluruhannya telah berjalan dengan sangat baik.

Written by Mitra Aksi