Bernilai ekonomis dan meningkatkan kesejahteraan Kelompok dan Masyarakat.

Kelompok Tani Ternak Pesat yang berada di Desa Jati Mulyo dan Kelompok Tani Ternak Artomoro di Desa Catur Rahayu di Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur- Jambi, kedua kelompok Ternak tersebut merupakan kelompok dampingan dan binaan Mitra Aksi sejak tahun 2018 sampai dengan sekarang, Dalam kegiatan Program Revitalisasi Mata pencaharian melalui Model Agrosilvopatura berbasis Masyarakat yang di dukung oleh Yayasan Belantara.

Dua Kelompok Tani Ternak ini, Selain mereka focus ke Penggemukan dan Pembiakan sapi, mereka juga berinovasi mengolah Limbah ternak menjadi Pupuk Organik yang bernilai ekonomis, Hal ini tentu diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan Kelompok dan Masyarakat di dua Desa Ungkap : Nurdianto Salah satu Fasilitator lapangan Mitra Aksi.

Menurut Nurdianto (29 ) Pupuk organik yang di hasilkan dari Pengolahan Limbah Sapi lebih sahat di bandingkan dengan Pupuk Non Organik yang di gunakan Petani selama ini. Dengan adanya kegiatan Pembuatan Pupuk Organik yang di gerakan di dua kelompok Tani Ternak ini, menjadi potensi yang terbuka untuk peluang ekonomi masyarakat, terutama bisa menyerap Tenaga Kerja di dua Desa Tersebut,  dan juga Petani lebih Mudah untuk Mendapatkan Pupuk untuk Kebun Mereka.

Selama ini Peternakan yang di terapkan masyarakat khusunya di Dua Desa ini,  adalah  dengan  sistem Induvidu dan tidak di kelolah secara benar dan rentang terserang Penyakit pada sapi mereka, selain itu juga berdampak Pada Pada Lingkungan terutama bisa menyumbangkan emisi gas rumah kaca, karna Kita Tau sapi yang merupakan ternak dalam jumlah besar memiliki anatomi khusus, Dalam satu hari, sapi bisa saja  mengeluarkan kisaran  800-1000 liter metana,  Selain itu  kotoran seperti sapi tentu beraroma tidak sedap apa lagi sapi di pelihara selama ini di sekitar Pemukiman Warga padat penduduk , Oleh sebab itu, Kelompok Tani Ternak di Dua Desa (Catur Rahayu, Jati Mulyo) berinovasi mengolah Limbah sapi menjadi pupuk organik, tidak dibiarkan begitu saja limbah sapi mencemari lingkungan.

Pada tataran Pengurus Kelompok dan Pemerintahan di dua Desa sedang dilakukan proses Advokasi untuk mendapatakan legitimasi Badan Hukum Usaha Kelompok dan Membangun kerja sama dengan Perusahaan Perkebunan khusunya Di kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *