2021 Econusa Foundation
Sekolah Transformasi Sosial

Sekolah Kader Transformasi Sosial & Penguatan Daya Tangguh Masyarakat Adat dalam Pengelolaan dan Perlindungan Sumberdaya Alam lokal

2021 SKK Migas - PetroChina International Jabung Ltd
Pengintegrasian Pemanfaatan Sampah Berbasis Masyarakat Berkelanjutan

Peningkatan pendapatan rumah tangga,  Desa dan  BUMdes melalui kegiatan pengelolaan sampah dan  pengembangan pertanian terintegrasi dan juga Pengembangan Desa Ramah sampah.

2019 - 2020 WRI Indonesia
Pertanian Berkelanjutan Berbasis Perencanaan Tataguna Lahan untuk mendukung perlindungan Hutan Adat Gajah Betalut di Kampar, Riau

Program ini adalah upaya untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan sumberdaya alam berbasis zonasi tataguna lahan yang mendukung perlindungan hutan adat Desa Gajah Betalut sekaligus untuk mendukung perlindungan kawasan hutan suaka margasatwa Bukit Rimbang Baling.

2018 - 2020 TFCA-Sumatera
Konservasi Bentang Alam Kawasan Penyangga Taman Nasional Kerinci Sebelat Berbasis Tataguna Lahan Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin-Jambi

Kegiatan utama yang  dilakukan pada program ini mencakup 3 komponen yaitu; (1) Memperkuat tata kelola sumberdaya alam berbasis tataguna lahan pada tingkat desa dan antar desa yang mendukung perlindungan TNKS dan konservasi kawasan penyangga TNKS di Kabupaten Merangin;  (2) Melakukan konservasi bentang alam kritis  berbasis tataguna lahan di 6 desa penyangga TNKS Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin  melalui model agroforestri berbasis masyarakat; dan (3) Pendampingan teknis intensifikasi dan diversifikasi tataguna lahan berbasis tanaman agroforest adaptif yang memiliki nilai ekologi dan ekonomi jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat untuk mencegah melindungi pembukaan/perambahan TNKS dan hutan desa penyangganya.

2017-2018 ICCTF
Membangun model pertanian berkelanjutan dan pemulihan ekosostem lahan gambut di kec Dendang, Tanjung Jabung Timur

Lokasi Kegiatan adalah Sebagai kawasan konservasi gambut prioritas di Indonesia, bentang alam Berbak terus mengalami penurunan luas dan fungsinya akibat berbagai tekanan, seperti penggunaan untuk lahan pertanian, perkebunan HTI dan sawit, pembalakan liar dan pemukiman. Pembangunan konstruksi kanal untuk kepentingan perkebunan sawit, HTI, illegal logging, kawasan pertanian dan pemukiman merupakan pendorong utama subsidensi gambut dan memberikan dampak serius kerusakan hutan dan lahan gambut. Banjir pada saat musim hujan, kebakaran pada saat kemarau, penurunan muka air hingga beberapa meter serta terjadinya interupsi air laut ke kawasan pertanian dan pemukiman adalah dampak yang terjadi akibat rusaknya ekosistem hutan dan rawa gambut. Program ini berTujuan Mendukung upaya pencapaian target mitigasi dan restorasi lahan gambut pemerintah nasional dan daerah berbasis perbaikan tata guna lahan gambut.

2017-2018 Badan Restorasi Gambut
Rewetting atau pembasahan kembali gambut yang mengering akibat turunnya muka air gambut

 Mitra Aksi Bersama 23 POKMAS di Dua Kabupaten, yakni: kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat melalui Badan Restorasi Gambut Membangun Sekat Kanal dalam upaya Untuk antisipasi  kebakaran hutan dan lahan gambut di provinsi Jambi

2016-2017 Mca-Indonesia
Pengembangan Technopreneur yang Inovatif dan Kreatif untuk Pengentasan Kemiskinan melalui Pertumbuhan Ekonomi Rendah Karbon

Program ini berfokus pada peningkatan pendapatan petani produsen melalui pengolahan lahan secara terencana, inklusif dan
rendah karbon yang diintegrasikan dengan pemanfaatan potensipotensi pertanian dan hasil hutan non kayu yang meningkatkan pendapatan. Modelnya dilakukan dengan menghubungkan petani dengan mekanisme pasar yang inklusif, yang didasari dengan kontrak kerjasama konkrit, transparan dan saling menguntungkan yang dilakukan secara terpadu, sistematis dan berkelanjutan,

2016-2017 PetroChina International Jabung Ltd.
Gerakan Pertanian Organik & Laboratorium Pengembangan Agen Hayati

Kegiatan ini lebih berfokus dalam memperbaiki kondisi Tanah dengan pendekatan Pertanian organik dengan memanfatkan bahan dan tumbuhan yang ada di sekitaran Petani yang di alah menjadi Pupuk organik,  selain itu juga di kembangkanLaboratorium petani Laboratorium ini bekerja dan memproduksi mikroba dan bakteri spesifik lokal serta melakukan analisis dan riset yang lebih mendalam terhadap tanah, hama dan penyakit tanaman di lahan gambut. dalam mendukung pertanian petani mitra aksi juga membangun bengkel teknologi tepat guna.

2015-2017 TFCA-Sumatera
Pertanian sehat, ramah lingkungan dan rendah biaya

Inisiatif model Implementasi Model Pertanian Sehat, Ramah Lingkungan dan Rendah telah memberikan pengetahuan baru bagi petani dalam mengatasi masalah penggunaan lahan secara lebih produktif dan berkelanjutan. Pembelajaran di tingkat petani di 4 desa di kecmatan Jangkat yang menjadi lokasi model, mulai dipahami dan dipraktekan petani. Hasil pun mulai dapat dirasakan petani dalam mengatasi masalah menurunnya kesuburan lahan, memperbaiki peningkatan produksi komoditas yang ditanam dan mengurangi penggunaan input kimia. Implementasi proyek mulai menunjukkan hasil positip dalam merehabilitasi kembali lahan kritis untuk dikelola secara produktif oleh petani,  dan mengurangi kecenderungan petani membuka lahan baru dikawasan hutan alam dengan alasan lahan pertanian yang ada tidak lagi produktif atau subur.

2015 UNDP
Pembangunan Sumur Bor dan Sekat Kanal di Lahan Gambut

model Sekat kanal yang di kembangkan mitra aksi bertujuan untuk menaikkan daya simpan (retensi) air pada badan kanal dan sekitarnya dan mencegah penurunan permukaan air di lahan gambut sehingga lahan gambut di sekitarnya tetap basah dan sulit terbakar, sedangkan Sumur bor  bertujuan untuk mengatasi kelangkaan sumber air permukaan yang umumnya terjadi pada musim kemarau. 

2013 -2015 Veco Indonesia
Peningkatan kualitas dan kuantitas produksi kayu manis Kerinci

Mendampingi petani lima Desa (yang sekarang tergabung dalam kelompok TAKTIK)  Dataran Tinggi Kerinci agar menerapkan  Sistem Pertanian Sehat ramah Lingkungan sekaligus Dalam menerapkan Internal Control System (ICS) dalam produk Kayu manis . agar Produk Kayu manis Kerinci Bisa di pasarkan di pasar eropa. 

2009-2012 Insist-Cordaid
Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas

Setelah penanggulangan bencana dan tanggap darurat paska Gempa Kerinci 2019,  Mitra Aksi  berusaha memberikan kontribusi dalam menyiapkan ketangguhan masyarakat terhadap bencana, melalui penguatan dan  pengembangan kapasitas lokal, baik masyarakat maupun pemerintah setempat. Program ini ditujukan agar masyarakat dapat mengembangkan kemampuannya sendiri dalam mengurangi risiko bencana